Kamis, 12 Oktober 2017

METODE CERAMAH

TUGAS MAKALAH
STRATEGI BELAJAR MENGAJAR SD
METODE CERAMAH

Description: STKIP wp

DI SUSUN
O
L
E
H
                        NAMA                       : RANI ANDRIANI
                        NIM                            : 1607061300
                        SEMESTER              : 3 (TIGA)
                        KELAS                      : D7
                        PRODI                       : PGSD


SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PERSADA KHATULISTIWA
SINTANG
TAHUN AKADEMIK 2017/2018




KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas nikmat kesehatan dan Kesempatan yang telah diberikan sehingga makalah yang berjudul METODE CERAMAH dapat selesai tepat   waktunya.
Makalah ini saya susun berdasarkan buku-buku yang pernah kami  baca, makalah ini dapat dijadikan acuan bagi teman-teman khususnya saya dan umumnya bagi kita semua. Dalam penyusunan makalah ini kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saya  mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak yang tentunya bersifat  membangun demi kelengkapan makalah yang  saya susun.
Akhir kata kami ucapkan banyak-banyak terimakasih kepada semua pihak yang menyempatkan diri membuka dan membaca makalah ini semoga dapat bermanfaat.






DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................................
DAFTAR ISI......................................................................................................................
BAB I PENDAHULUAN
Latar belakang.....................................................................................................................
Rumusan masalah................................................................................................................
Tujuan .................................................................................................................................
BAB II PEMBAHASAN
Pengertian metode ceramah.................................................................................................
Tujuan metode ceramah.......................................................................................................
Kelebihan metode ceramah.................................................................................................
Kelemahan metode ceramah................................................................................................
Langkah-langkah menggunakan metode ceramah...............................................................
BAB III PENUTUP
Kesimpulan .........................................................................................................................
Saran ...................................................................................................................................
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................................  






BAB 1
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
            Pendidikan adalah salah satu bentuk perwujudan kebuayaan manusia yang dinamis dan syarat  perkembangan. Oleh karena itu, perubahan atau perkembangan pendidikan adalah hal yang memang harusnya terjadi sejalan dengan perubahan kebudayaan kehidupan. Perubahan dalam arti perbaikan pendidikan pada semua tingkat perlu terus-menerus dilakukan sebagai antisipasi kepentingan masa depan.
            Untuk mencapai tujuan pendidikan nasional pemerintah telah menyelenggarakan perbaikan-perbaikan peningkatan  mutu pendidikan pada berbagai jenis dan jenjang. Namun fakta dilapangan belum menunjukkan hasil yang memuaskan.
            Untuk membantu siswa memahami konsep-konsep dan memudahkan guru dalam mengajarkan konsep-konsep tersebut diperlukan suatu pendekatan pembeajaran yang langsung mengaitkan materi konteks pelajaran dengan pengalaman nyata dalam kehidupan sendiri.

B. RUMUSAN MASALAH
            Adapun yang menjadi rumusan masalah dari latar belakang diatas yaitu:
1.      Apakah pengertian metode ceramah?
2.      Bagaimana langkah-langkah yang harus dilakukan oleh guru dalam menggunakan metode ceramah?
3.      Apakah kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran ceramah?

C. TUJUAN
            Tujuan dari penulisan makalah ini yaitu:
1.      Menganalisis pengertian metode ceramah
2.      Mendeskripsikan langkah-langkah yang harus dilakukan guru dalam menggunakan metode ceramah
3.      Menganalisis kelebihan dan kekurangan metode pembelajaran ceramah




BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN METODE CERAMAH
Sumantri dan Permana (1998/1999) menyatakan bahwa metode ceramah adalah cara mengajar yang paling popular dan banyak dilakukan oleh guru. Hal ininkarena metode ceramah mudah disajikan dan tidak banyak memerlukan media. Metode ceramah adalah penyajian pelajaran oleh guru dengan cara memberikan penjelasan secara lisan kepada siswa.
Metode ceramah adalah penuturan bahan pelajaran secara lisan. Metode ini senantiasa bagus bila penggunaannya betul-batul disiapkan dengan baik, didukung alat dan media serta memperhatikan batas-batas kemungkinan penggunanya.
Metode ceramah merupakan metode yang sampai saat ini sering digunakan oleh setiap guru atau instruktur. Hal ini selain disebabkan oleh beberapa pertimbangan tertentu, juga adanya faktor kebiasaan baik dari guru ataupun siswa. Guru biasanya belum merasa puas manakala dalam proses pengelolaan pembelajaran tidak melakukan ceramah. Demikian juga dengan siswa, mereka akan belajar manakala ada guru yang memberikan materi pelajaran melalui ceramah, sehingga ada guru yang berceramah berarti ada proses belajar dan tidak ada guru berati tidak ada belajar. Metode ceramah merupakan cara yang digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran ekspositori.

B.     TUJUAN METODE CERAMAH
Tujuan metode ceramah adalah menyampaikan materi pelajaran yang bersifat informasi yaitu konsep, pengertian, prinsip-prinsip yang banyak dan luas serta hasil penemuan-penemuan baru yang belum terpublikasikan secara meluas. Secara lebih khusus tujuan metode ceramah adalah:
a.       menciptakan landasan pemikiran siswa agar dapat belajar melalui bahan tertulis hasil ceramah guru.
b.      menyajikan garis-garis besar isi pelajaran dan permasalahan penting yang terdapat dalam isi pelajaran.
c.       merangsang siswa untuk belajar mandiri dan menumbuhkan rasa ingin tahu melalui pengayaan belajar.
d.      Memperkenalkan hal-hal baru dan memberikan penjelasan secara gamblang teori dan prakteknya.
e.       Sebagai langkah awal untuk metode yang lain dalam upaya menjelaskan prosedur yang harus ditempuh siswa. Misaalnya sebelum eksperimen siswa diberi penjelasan tentang apa-apa yang harus dilakukan oleh siswa.

C.    KELEBIHAN METODE CERAMAH
Ada beberapa kelebihan sebagai alasan mengapa ceramah sering digunakan, yaitu:
a.       Ceramah merupakan metode yang murah dan mudah untuk dilakukan. Murah dalam arti proses ceramah tidak memerlukan peralatan-peralatan yang lengkap, berbeda dengan metode yang lain seprti demonstrasi atau peragaan. Sedangkan mudah, memang ceramah hanya mengandalkan suara guru, dengan demian tidak terlalu memerlukan persiapan yang rumit.
b.      Ceramah dapat menyajikan materi pelajaran yang luas. Artinya materi pelajaran yang banyak dapat dirangkum atau dijelaskan pokok-pokoknya oleh guru dalam waktu yang singkat.
c.       Ceramah dapat memberikan pokok-pokok materi yang perlu ditonjolkan. Artinya guru dapat mengatur pokok-pokok materi yang mana yang perlu ditekankan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan yang ingin dicapai.
d.      Melalui ceramah, guru dapat mengontrol keadaan kelas, oleh karena sepenuhnya kelas merupakan tanggung jawab guru yang memberikan ceramah.
e.       Organisasi kelas dengan menggunakan ceramah dapat diatur lebih sederhana. Ceramah tidak memerlukan setting kelas yang beragam, atau tidak memerlukan persiapan-persiapan yang rumit. Asal siswa dapat menempati tempat duduk untuk mendengarkan guru, maka ceramah sudah dapat dilakukan.

D.    KELEMAHAN METODE CERAMAH
Ada beberapa kelemahan metode ceramah, yaitu:
a.       Materi yang dapat dikuasai siswa sebagai hasil dari ceramah akan terbatas pada apa yang dikuasai guru. Kelemahan ini memang kelemahan yang paling dominan, sebab apa yang diberikan guru adalah apa yang dikuasainya, sehingga apa yang dikuasai siswa pun akan tergantung pada apa yang dikuasai guru.
b.      Ceramah yang tidak disertai dengan peragaan dapat mengakibatkan terjadinya verbalisme.
c.       Guru yang kurang memiliki kemempuan bertutur yang baik, ceramah sering dianggap sebagai metode yang membosankan. Sering terjadi, walaupun secara fisik siswa ada didalam kelas, namun secara mental siswa sama sekali tidak mengikuti jalannya proses pembelajaran, pikirannya melayang kemana-mana atau siswa mengantuk karena gaya bertutur guru tidak menarik.
d.      Melalui ceramah, sangat sulit untuk mengetahui apakah seluruh siswa sudah mengerti apa yang dijelaskan atau belum. Walaupun ketika siswa diberi kesempatan untuk bertanya, dan tidak ada seorang pun yang bertanya, semua itu tidak menjamin siswa seluruhnya sudah paham.
e.       Informasi yang disampaikan mudah usang dan ketinggalan zaman.
f.       Terjadinya interaksi satu arah yaitu dari guru kepada siswa.

E.     LANGKAH-LANGKAH MENGGUNAKAN METODE CERAMAH
Ada langkah pokok yang harus diperhatikan, yakni persiapan, pelaksanaan dan kesimpulan. Langkah-langkah tersebut diantaranya adalah:
a.       Tahap persiapan
Pada tahap ini yang harus dilakukan adalah:
·         Merumuskan tujuan yang ingin dicapai
·         Menentukan pokok-pokok materi yang akan diceramahkan
·         Mempersiapkan alat bantu
b.      Tahap pelaksanaan
Pada tahap ini ada tiga langkah yang harus dilakukan:
·         Langkah pembukaan
Langkah pembukaaan dalam metode ceramah merupakan langkah yang menentukan. Keberhasilan pelaksanaan ceramah sangat ditentukan oleh langkah ini.
·         Langkah penyajian
Tahap penyajian adalah tahap penyampaian materi pembelajaran dengan cara bertutur. Agar ceramah berkualitas sebagai metode pembelajaran, maka guru harus menjaga perhatian siswa agar tetap terarah pada materi pembelajaran yang sedang disampaikan.
·         Langkah mengakhiri atau menutup ceramah
Ceramah harus ditutup dengan ringkasan pokok-pokok agar materi pelajaran yang sudah dipahami dan dikuasai siswa tidak terbang kembali. Ciptakanlah kegiatan-kegiatan yang memungkinkan siswa tetap mengingat materi pembelajaran.
Perlu diperhatikan, bahwa ceramah akan berhasil baik bila didukung oleh metode-metode lainnya, misalnya tanya jawab, latihan dan lain-lain. Metode ceramah itu wajar dilakukan bila ingin mengajarkan topik baru, tidak ada sumber bahan pelajaran pada siswa, dan menghadapi sejumlah siswa yang cukup banyak.




BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
            Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Metode ceramah ini tidak senantiasa jelek bila penggunaannya betul-betul disiapkan dengan baik, dan didukung alat,media, serta memperhatikan batas-batas kemungkinan penggunaannya. Metode ceramah adalah metode yang tergolong sangat murah, sehingga paling sering digunakan oleh para guru atau pengajar. Ceramah merupakan salah satu metode mengajar yang paling banyak digunakan dalam proses belajar mengajar.

B. SARAN
            Dari kesimpulan diatas, maka saran dari penulis yaitu:
ü  Bagi mereka yang terlibat dalam dunia keguruan termasuk teman-teman mahasiswa bimbingan dan konseling, hendaknya secara antusias meningkatkan perkembangan ilmu pengetahuan.
ü  Sebagai calon pendidik harus meningkatkan gaya pengajaran dengan memahami berbagai metode, teknik, dan pendekatan sesuai dengan kondisi.
ü  Disamping menggunakan berbagai teknik mengajar, perlu juga memanfaatkan teknologi agar terdapat variasi dalam proses belajar-mengajar.




DAFTAR PUSTAKA

Suryosubroto, B. 2002. Proses belajar mengajar disekolah. Jakarta: Rineka Cipta
Sagala, Syaiful. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media









                        

Rabu, 04 Januari 2017

contoh kutipan

        Sistem distrik dan sistem proporsional adalah dua jenis sistem pemilihan umum yang paling populer, yang masing-masing sistem ini memiliki variannya sendiri-sendiri. Dalam sistem distrik, jumlah penanganan yang akan menjadi wakil di parlemen—adalah satu orang, sedangkan dalam sistem proporsional jumlah wakil yang akan mewakili suatu daerah pemilihan adalah beberapa orang sesuai dengan proporsi perolehan suaranya (Budiardjo 1982:4).

By :
Free Blog Templates